Info Sulawesi Barat
Home » Berita » REKOR 600 PENONTON! IKLAN SOSIALISASI “KETUK DOORS TBC” DAN APRESIASI BHABINKAMTIBMAS TAYANG DI LAYAR BIOSKOP SAAT NOBAR FILM “AUTOPSI” BERSAMA BRIGJEN SUMY HASTRY DISAKSIKAN KAPOLDA SULBAR

REKOR 600 PENONTON! IKLAN SOSIALISASI “KETUK DOORS TBC” DAN APRESIASI BHABINKAMTIBMAS TAYANG DI LAYAR BIOSKOP SAAT NOBAR FILM “AUTOPSI” BERSAMA BRIGJEN SUMY HASTRY DISAKSIKAN KAPOLDA SULBAR

MAMUJU, SULBAR INFO – Sejarah baru tercipta di industri perfilman dan kesehatan Sulawesi Barat. Sebanyak 600 penonton memadati tiga studio sekaligus di CineMaxx Mall Matos Mamuju dalam gelaran Nonton Bareng film edukasi “AUTOPSY: Dead Body Can Talk”, Kamis malam, 10 September 2026.

Angka ini memecahkan rekor penonton terbanyak untuk satu judul film dalam satu sesi sejak CineMaxx Matos beroperasi tahun 2022 lalu.

Yang membuat malam itu semakin istimewa, kegiatan yang disaksikan langsung Kapolda Sulawesi Barat Irjen. Pol. Adi Deriyan Jayamarta, S.I.K., M.H. bersama Pejabat Utama Polda Sulbar ini juga menjadi panggung perdana penayangan video iklan layanan masyarakat “KETUK DOORS TBC” sekaligus apresiasi untuk dedikasi Bhabinkamtibmas Polri.

“KETUK DOORS TBC” & BHABINKAMTIBMAS Go National, Tayang Sebagai Iklan Sosialisasi di Layar Lebar
Untuk pertama kalinya di Indonesia Timur, materi edukasi kesehatan dari jajaran Polri ditayangkan sebagai iklan sosialisasi sebelum film utama. Video berdurasi 3 menit karya AKBP. Dr. dr. Mauluddin M, S.Sos, SH, M.Biomed, Sp.FM, Dokter Forensik Polda Sulbar itu berisi ajakan deteksi dini TBC dari pintu ke pintu melalui peran Bhabinkamtibmas.

Curi Rp60 Ribu dari Kotak Amal, Polresta Mamuju Pilih Jalan Mediasi dan Kemanusiaan

“Ini bukan sekadar nobar. Ini adalah strategi komunikasi kesehatan publik yang baru. Kami mengapresiasi setinggi-tingginya dedikasi Bhabinkamtibmas yang selama ini menjadi garda terdepan KETUK DOORS di desa-desa. Hari ini, pesan mereka kami sosialisasikan lewat layar bioskop agar menjangkau 600 pasang mata sekaligus,” tegas AKBP. dr. Elvis Jeferson, Sp.B, M.Adm.Kes, Kabiddokkes Polda Sulawesi Barat.

Kombes. Pol. Prasetya Sejati, S.I.K., Dirbinmas Polda Sulbar menambahkan, “Bhabinkamtibmas adalah ujung tombak Polri di masyarakat. Melalui program KETUK DOORS, mereka tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjadi agen kesehatan yang mengedukasi warga langsung dari pintu ke pintu. Ini bentuk nyata Polri hadir untuk melindungi dan melayani.”

Sorak penonton menggema saat logo Polri dan tulisan “KETUK DOORS: Cegah TBC dari Rumah Anda” muncul di 3 layar sekaligus CineMaxx.

Bintang Utama Hadir, Kapolda Beri Apresiasi dan Pesan Moral
Kehadiran Brigjen. Pol. Dr. dr. Sumy Hastry Purwanti, Sp.F., DFM., tokoh utama dalam film _AUTOPSY_, menjadi magnet utama. Wanita jenderal pertama lulusan Spesialis Forensik Polri itu hadir didampingi jajaran pakar forensik daerah.

URC Polresta Mamuju Bersama Tim Resmob Bekuk Terduga Pencuri Kotak Amal Masjid Darul Falah

Tampak hadir Iptu dr. Andi Iqbal Iskandar, MH, MARS, Sp.FM, Ketua Perhimpunan Dokter Forensik dan Medikolegal Cabang Sulselbar.

Dalam sambutannya, Brigjen Sumy menyampaikan pesan moral film tersebut.
“Film AUTOPSY bukan tentang kematian. Ini tentang bagaimana ilmu forensik bisa bicara untuk keadilan bagi yang sudah tiada, dan menyelamatkan yang masih hidup. Saya bangga bisa bertemu dosen senior, sejawat, mahasiswa, nakes, dan terutama Bhabinkamtibmas di Mamuju malam ini,” ujarnya disambut tepuk tangan.

Kapolda Sulbar Irjen. Pol. Adi Deriyan Jayamarta, S.I.K., M.H. dalam kesempatan itu menyampaikan, “Film ini memberikan pelajaran penting, khususnya bagi anggota Polri Polwan. Bagaimana seorang anggota Polri perempuan dapat menjalankan tugas negara dengan profesional, di saat yang sama tetap berperan sebagai istri dan ibu di tengah keluarga. Ini inspirasi luar biasa. Untuk penanganan TBC, Polda Sulbar berkomitmen akan terus mendukung para stakeholder termasuk Dinkes dan Kemenkes agar target eliminasi TBC di Sulbar bisa tercapai.”

Sinergi 600 Orang: Polri, Nakes, Akademisi dan Masyarakat
Acara ini menjadi potret kuat sinergitas lintas sektor. Rinciannya:
1. Mahasiswa Poltekkes Kemenkes Mamuju sekitar 250 orang dari Jurusan Keperawatan, Kebidanan, Gizi, dan Kesehatan Lingkungan
2. Tenaga Kesehatan pendukung penanganan TBC Kabupaten Mamuju sekitar 150 orang dari Puskesmas dan Faskes
3. Pegawai Organik dan Kontrak RS Bhayangkara Mamuju sekitar 100 orang
4. Personel Polda Sulbar termasuk PJU dan Bhabinkamtibmas sekitar 60 orang
5. Personel Dokpol Biddokkes Polda Sulbar sekitar 40 orang

Total 600 orang hadir, memecahkan rekor 591 kursi di 3 studio.
“Kami melihat Bhabinkamtibmas bukan hanya menjaga Kamtibmas, tapi juga menjaga kesehatan warga. Program KETUK DOORS adalah bukti nyata Polri hadir untuk rakyat, dari hulu ke hilir,” tambah Kabiddokkes.

Polresta Mamuju Bongkar Mafia Pupuk Subsidi, 5 Tersangka Diamankan dan 35 Ton Pupuk Disita

dr. Nursyamsi Rahim, Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Provinsi Sulawesi Barat turut mengapresiasi, “Sinergi antara Polri, tenaga kesehatan, dan masyarakat ini adalah model kolaborasi yang kita butuhkan untuk menekan angka TBC. Dari hulu berupa edukasi pencegahan hingga hilir berupa deteksi dan pengobatan, semua harus bergerak bersama.”

Rekor dan Dampak Edukasi
Pihak manajemen CineMaxx Matos Mamuju menyebut ini tonggak sejarah.
“Ini rekor baru kami. 3 studio penuh untuk 1 judul. Ini pertama kali kami menayangkan materi sosialisasi dari Polri. Animo luar biasa. Kami sangat mendukung kegiatan positif seperti ini karena memberi edukasi langsung ke masyarakat,” ujar Baim, Manager CineMaxx Matos Mamuju.

Film_AUTOPSY: Dead Body Can Talk_ diangkat dari kisah nyata perjalanan karir Brigjen Sumy. Film ini memadukan drama, edukasi medis forensik, dan penegakan hukum yang relevan bagi mahasiswa, aparat, dan masyarakat umum.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari media penyiaran publik. Mahyar Jamal, S.Sos., M.M., Kepala Stasiun TVRI Sulawesi Barat menyatakan, “TVRI Sulbar mendukung penuh upaya sosialisasi film AUTOPSI dan iklan layanan masyarakat KETUK DOORS TBC. Ini adalah langkah kreatif dan efektif dalam mengedukasi masyarakat melalui kolaborasi lintas sektor. Kami siap bersinergi untuk menyebarluaskan pesan-pesan kesehatan dan kebangsaan ke seluruh penjuru Sulbar.”

Ke depan, Biddokkes Polda Sulbar menargetkan model komunikasi ini akan terus dikembangkan melalui penayangan film-film edukasi lainnya. Tidak hanya untuk pencegahan TBC, tetapi juga isu kesehatan masyarakat lainnya seperti stunting, kesehatan reproduksi, dan gaya hidup sehat, agar pesan kesehatan bisa menjangkau masyarakat lebih luas melalui media yang menarik.

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *