Jakarta, Polda Sulawesi Barat kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional.
AKBP Dr. dr. Mauluddin M., S.Sos., M.H., Sp.FM, Kasubbidkespol Biddokkes Polda Sulawesi Barat, berhasil meraih Peringkat 1 pada Pelatihan Kepemimpinan Nasional PKN Tingkat II Angkatan XV Berdaya Saing Global Kementerian Kesehatan RI Tahun 2026.

Dikukuhkan di Auditorium Leimena
Pengukuhan dan penutupan PKN Tingkat II Angkatan XV Berdaya Saing Global digelar secara khidmat di Auditorium Prof. Dr. Leimena, Gedung Adhyatma Lantai 2, Kementerian Kesehatan RI, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat, 25 September 2026.
Acara ditutup secara resmi oleh Wakil Menteri Kesehatan II RI, dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P, FISR. Hadir pula Staf Khusus Menteri Kesehatan RI Dr. Bambang Widianto, M.A., Kabaglekdik Rodalpers SSDM Polri Kombes Pol Saptono, S.I.K., M.H., serta Deputi LAN RI Agus Sudrajat.
Pelatihan elit Berdaya Saing Global ini diselenggarakan selama empat bulan, 8 Juni hingga 25 September 2026, oleh Kemenkes Corporate University dengan metode blended learning.

Kolaborasi 8 Mitra Global
Kedelapan mitra tersebut adalah LAN RI, WHO Indonesia, GNIK Gerakan Nasional Indonesia Kompeten, Singapore Cooperation Programme, SBM ITB, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, ESQ Leadership Center, dan IIEF Indonesian International Education Foundation.
Didampingi Coach dan Staf BBPK Kemenkes
Keberhasilan meraih Peringkat 1 tidak lepas dari bimbingan Coach dan Staf BBPK Kemenkes Jakarta.
Selama empat bulan, AKBP Mauluddin dibimbing oleh drg. Rarit Gempari, MARS, Dr. Ina Yuniati, Dipl.M, M.Sc., dr. Slamet, MHP, drg. Sri Asih Gahayu, Ph.D, Margaretha Yuliani, SKM, MM, Dwi Meilani, SKM, MKM, dr. Fathonah, MKM, Ns. Suriyanti Marasaoly, S.Kep, Eka Wijayanti, S.Psi, MKM, Febriana Santhi, SKM, dan Sony Apriyanto, S.Kom, di bawah kepemimpinan Kepala BBPK Kemenkes Jakarta Sjamsul Ariffin, SKM., M.Epid., inovasi Ketuk Doors TBC Bhabinkamtibmas diasah hingga matang dan berdaya saing global.
Apresiasi Kapolda Sulbar, Kadinkes Sulbar dan SSDM Polri: 3 Perwira Dokkes Lulus 100 Persen, Sulbar Peringkat 1
Kapolda Sulawesi Barat Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta, S.I.K., M.H. menyampaikan rasa bangga yang mendalam atas capaian Peringkat 1 (Terbaik Pertama) ini.
“Ini adalah kebanggaan seluruh keluarga besar Polda Sulbar. Di tengah keterbatasan, personel kita mampu berdiri sejajar bahkan menjadi yang terbaik di tingkat nasional bersama kementerian dan lembaga hebat lainnya. AKBP Mauluddin telah membuktikan bahwa polisi tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir mengetuk pintu hati rakyat untuk menyelamatkan jiwa dari TBC. Ini prestasi yang menginspirasi seluruh anggota,” tegas Kapolda Sulbar.
Senada, Kepala DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat dr. Nursyamsi Rahim memberikan apresiasi atas inovasi Ketuk Doors TBC Bhabinkamtibmas yang selaras dengan Quick Wins Sulbar Sehat.

“Inovasi Ketuk Doors ini menyentuh sisi paling humanis pelayanan kesehatan. Bhabinkamtibmas dan kader mengetuk pintu rumah ke rumah, mencari warga yang batuk tak berobat karena takut dan malu. Ini bukan sekadar program, ini adalah gerakan cinta untuk menyelamatkan generasi Sulbar dari TBC. Inovasi ini adalah jawaban nyata untuk Sulbar Sehat dan Indonesia bebas TBC. Terima kasih AKBP Mauluddin telah mengharumkan nama Sulbar,” ungkap dr. Nursyamsi.
Kabag Lekdik Rodalpers SSDM Polri Kombes Pol Saptono, S.I.K., M.H. menyampaikan apresiasi khusus. Dari 30 peserta lintas kementerian dan lembaga, 29 peserta dinyatakan lulus. Polri mengirimkan 3 perwira terbaik dan lulus 100 persen, dengan Polda Sulbar meraih Peringkat 1. Capaian ini bukti nyata sinergitas Polri dan Kemenkes dalam mencetak pemimpin berdaya saing global.
Daftar 30 Peserta PKN Tingkat II Angkatan XV Berdaya Saing Global Kemenkes RI 2026
Berdasarkan dokumen resmi BBPK Jakarta Kemenkes RI 08 Juni s/d 25 September 2026:
1. drg. Ade Palupi Muchtar, MARS dari RSUP Dr. M. Djamil Padang Sumatera Barat
2. Ahadi Wahyu Hidayat, S.Sos., S.Farm., Apt., MKM dari Balai Pengamanan Alat dan Fasilitas Kesehatan Surabaya
3. Angriany Rauf, S.Si., SE., Apt., M.Adm.Kes dari RSUP Dr. Tadjuddin Chalid Makassar Sulawesi Selatan
4. dr. Arif Kurniawan, M.M.R dari Rumah Sakit Paru Dr. Ario Wirawan Salatiga Jawa Tengah
5. dr. Astri Hernasari, MM, M.H. dari RSUP Dr. Sitanala Tangerang Banten
6. dr. Cahya Dewi Satria, Sp.A. K., M.Kes dari RSUP Dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten Jawa Tengah
7. AKBP Dr. dr. Dhiwangkoro Aji Kadarmo, Sp.F., M.H., DFM. dari Rumkit Bhayangkara Tk. III Yogyakarta Biddokkes Polda DIY Kab. Sleman Yogyakarta
8. Ns. Diah Sukaesti, S.Kep, M.Kep, Ns.Kep.J dari RS Jiwa Dr. Soeharto Heerdjan Jakarta
9. Edward Nixon Pakpahan, ST., M.Sc., Ph.D dari Kementerian Lingkungan Hidup BPLH
10. dr. Elfira, M.A.R.S dari Rumah Sakit Kanker Dharmais Jakarta
11. dr. Endah Citraresmi, Sp.A K dari Rumah Sakit Anak dan Bunda Harapan Kita Jakarta
12. Dr. Hanung Prasetya, S.Kep., M.Si dari Poltekkes Kemenkes Manado
13. dr. Jamilatun Rosidah, MM dari Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr. Soerojo Magelang Jawa Tengah
14. dr. Laode Muhamad Hajar Dony dari Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Banten
15. AKBP Dr. dr. Mauluddin M, S.Sos., M.H., Sp.F. dari Biddokkes Polda Sulawesi Barat Mamuju
16. AKBP dr. Maurits Immanuel Tamalonggehe, Sp.B dari Rumkit Bhayangkara Tk. I Pusdokkes Polri
17. Muhammad Zulfikar Biruni, Apt., MPH dari Direktorat Ketahanan Farmasi dan Alat Kesehatan
18. Dr. dr. Numan, Sp.PD dari RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar Sulawesi Selatan
19. Ns. Nurhidayatun, M.Kep., Sp.Kep.An dari RSUP Fatmawati DKI Jakarta
20. Nursiah, S.Sos, MM, MARS dari Rumah Sakit Jiwa Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang Kab. Malang Jawa Timur
21. dr. Revita Debora Mariane Ekel, M.P.H. dari RSUP Dr. Rivai Abdullah Palembang Kab. Banyuasin Sumatera Selatan
22. Rose Iptriwulandhani, S.Psi., M.M. dari Badan Narkotika Nasional BNN
23. Rustam, S.Si, M.Kes dari Balai Laboratorium Kesehatan Masyarakat Makassar Sulawesi Selatan
24. Dr. Siti Nur Kholifah, SKM, M.Kep, Sp.Kom dari Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang Jawa Timur
25. Soegeng Basoeki, SKM, M.Si. dari Biro Pengadaan Barang dan Jasa
26. dr. Solihah Widyastuti, M.Epid dari Direktorat Pendayagunaan SDMK
27. Dr. drh. Sugiarto, M.Si dari Direktorat Kesehatan Lingkungan
28. Tengku Sri Wahyuni, S.SiT, M.Keb dari Poltekkes Kemenkes Medan Sumatera Utara
29. Tiodora Sidabutar, SKM, MPH dari Setditjen Kesehatan Primer dan Komunitas
30. dr. Yuwanda Nova, SH., M.H., MARS dari Rumah Sakit Ketergantungan Obat Jakarta

Pernyataan Sang Juara: Satu Ketukan Sejuta Harapan
Dengan mata berkaca-kaca, AKBP Dr. dr. Mauluddin M menegaskan bahwa capaian Peringkat 1 ini bukanlah tentang dirinya, melainkan tentang cinta dan pengabdian untuk kemanusiaan.
“Ini bukan piala saya. Ini adalah air mata, keringat, dan doa dari Bhabinkamtibmas yang mengetuk pintu di tengah terik dan hujan, dari kader kesehatan yang dengan tulus memeluk warga yang takut dan terabaikan, dan dari tenaga kesehatan Puskesmas yang bekerja tanpa lelah hingga larut malam demi satu jiwa yang selamat dari TBC,” ujarnya dengan haru.
Bagi saya, satu ketukan pintu bukan sekadar tugas. Satu ketukan adalah sejuta harapan. Di balik setiap pintu yang kami ketuk, ada ibu yang ingin sehat untuk anaknya, ada ayah yang ingin kembali bekerja, ada anak bangsa yang berhak bermimpi kembali.
Penghargaan Peringkat 1 (Terbaik Pertama) dari Kementerian Kesehatan RI dan Lembaga Administrasi Negara LAN RI ini saya persembahkan untuk Polda Sulbar, untuk Sulawesi Barat, dan untuk seluruh pejuang TBC di pelosok negeri. Kita buktikan bahwa dari Sulbar, dari timur Indonesia, kita bisa menjadi yang terbaik untuk Indonesia dan berdaya saing global.



Comment