Mamuju – Seluruh jajaran Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sulawesi Barat mengikuti apel virtual yang dipimpin langsung Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, Senin (3/8/2026). Apel tersebut diikuti Sekretaris, para Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas, Pejabat Fungsional, serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup BPKAD sebagai bagian dari penguatan disiplin dan penyelarasan pelaksanaan tugas pemerintahan.
Dalam arahannya, Gubernur Suhardi Duka menegaskan bahwa ASN merupakan garda terdepan dalam menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas. Karena itu, setiap aparatur dituntut untuk menjaga integritas, meningkatkan disiplin, bekerja secara profesional, serta memperkuat kolaborasi antarperangkat daerah agar seluruh program pembangunan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.
Gubernur juga mengingatkan pentingnya budaya kerja yang berorientasi pada hasil. Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya diukur dari terserapnya anggaran, tetapi juga dari manfaat nyata yang dirasakan masyarakat melalui pelayanan publik yang cepat, transparan, dan akuntabel.
Menindaklanjuti arahan tersebut, seluruh jajaran BPKAD Provinsi Sulawesi Barat menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan kinerja organisasi, khususnya dalam pengelolaan keuangan dan aset daerah yang transparan, akuntabel, serta sesuai dengan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.
Pelaksanaan apel virtual ini juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dan soliditas antar ASN dalam mendukung pencapaian target pembangunan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat. Seluruh aparatur diharapkan mampu menjaga semangat kerja, meningkatkan kompetensi, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Komitmen tersebut sejalan dengan misi kelima Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, yaitu memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel serta mewujudkan pelayanan dasar yang berkualitas. BPKAD Provinsi Sulawesi Barat akan terus mendukung terwujudnya birokrasi yang profesional, adaptif, dan berintegritas sebagai fondasi pembangunan daerah yang berkelanjutan.



Comment