Info Sulawesi Barat
Home » Berita » Akselerasi Eliminasi TBC, Polda Sulbar Akan Luncurkan Program Inovatif “KETUK DOORS” Berdayakan Bhabinkamtibmas

Akselerasi Eliminasi TBC, Polda Sulbar Akan Luncurkan Program Inovatif “KETUK DOORS” Berdayakan Bhabinkamtibmas

MAMUJU, SULBAR INFO – Kepolisian Daerah Sulawesi Barat (Polda Sulbar) meluncurkan terobosan baru dalam mendukung akselerasi eliminasi Tuberculosis (TBC) di wilayahnya. Melalui program inovatif bernama KETUK DOORS, Polda Sulbar memanfaatkan peran strategis Bhabinkamtibmas di lapangan untuk menjangkau masyarakat hingga ke pelosok desa.

Rancangan Proyek Perubahan ini digagas oleh AKBP Dr. dr. Mauluddin, S.Sos., M.H., Sp.F.M. dari Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Sulbar. Inovasi ini disusun dalam rangka Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XV Berdaya Saing Global Tahun 2026 di Balai Besar Pelatihan Kesehatan (BBPK) Jakarta, Kemenkes RI.

Dalam proses penyusunannya, AKBP dr. Mauluddin mendapatkan bimbingan langsung dari Dirbinmas Polda Sulbar, Kombes Pol. Prasetya Sejati, S.I.K., selaku mentor, serta Dr. Ina Yuniati, Dipl.M., M.Sc., yang bertugas sebagai Widyaiswara Ahli Madya di BBPK Jakarta selaku coach. Langkah strategis ini merupakan tindak lanjut nyata atas arahan dan petunjuk dari Kapolda Sulbar, Irjen Pol. Adi Deriyan Jayamarta, S.I.K., M.H., guna merespons tingginya urgensi penanganan TBC di wilayah Sulawesi Barat.

Pendekatan Proaktif dan Humanis
Mengusung tagar slogan “Satu Ketukan, Sejuta Harapan: Sulbar Bebas TBC 2030”, program ini menandai pergeseran paradigma pelayanan Polri. Dari yang sebelumnya reaktif menunggu laporan, kini menjadi proaktif mendatangi rumah-rumah warga.

“Dari pelayanan yang menunggu, menjadi pelayanan yang menjemput. Dari kerja sendiri-sendiri, menjadi kerja bersama yang berdampak,” ujar AKBP dr. Mauluddin.

Blue Light Patrol Satlantas Polresta Mamuju Sasar Titik Rawan, Kota Tetap Aman dan Lalu Lintas Lancar

Berdasarkan hasil analisis komprehensif menggunakan metode ASTRID, Leavitt, Fishbone, dan SWOT, ditemukan bahwa permasalahan TBC di Sulbar bukan sekadar persoalan medis semata. Tantangan terbesar di lapangan adalah faktor jarak geografis dan keterputusan akses antara fasilitas kesehatan dengan masyarakat. Walaupun data Sistem Informasi Tuberkulosis (SITT) telah tersedia, implementasinya di tingkat akar rumput belum terjangkau secara optimal.

Melalui KETUK DOORS, personel Bhabinkamtibmas akan bertindak sebagai pendamping masyarakat dengan tiga peran utama:

1. Mengedukasi warga secara langsung terkait bahaya dan penanganan TBC.
2. Mendampingi proses skrining dan pengobatan pasien hingga tuntas.
3. Memutuskankan rantai penularan berbasis data yang akurat dan terukur.

Kolaborasi Pentahelix Membedah Stigma
Selain akses geografis di daerah terpencil, tantangan utama penanganan TBC di lapangan adalah adanya stigma negatif yang melekat pada penderita di tengah masyarakat. Menjawab tantangan tersebut, Polda Sulbar mengusung kolaborasi Pentahelix yang melibatkan unsur Pemerintah, Polri, Akademisi, Dunia Usaha, dan Masyarakat.

Pendekatan persuasif dan humanis yang dibawakan oleh personel “Bhabinkamtibmas Peduli TBC” diharapkan mampu mengikis stigma tersebut. Dengan demikian, pelayanan kesehatan dapat menjangkau setiap lapisan masyarakat secara inklusif tanpa ada yang merasa dikucilkan.

Tak Butuh Waktu Lama, Polsek Sampaga Amankan Terduga Pelaku Percobaan Pemerkosaan Anak Tiri

Komitmen Keberlanjutan Program
Implementasi program KETUK DOORS diproyeksikan bakal dikawal secara intensif selama 2 bulan ke depan bersama para mentor dan coach. Sasaran utamanya adalah menjadikan program ini sebagai gerakan yang berkelanjutan demi mewujudkan cita-cita bersama: Sulawesi Barat Bebas TBC pada Tahun 2030.

Inisiatif ini memunculkan pemahaman baru di tengah publik bahwa peran Polri Presisi tidak hanya sebatas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Lebih dari itu, Polri hadir nyata sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan dalam mendukung hak kesehatan dasar masyarakat.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *