MAMUJU – Polresta Mamuju melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas) memberikan pengawalan penuh terhadap seluruh rombongan jemaah haji asal Kabupaten Mamuju sejak keberangkatan hingga kepulangan dari Tanah Suci.
Pengawalan dilakukan guna memastikan perjalanan para tamu Allah berlangsung aman, lancar, sehat, dan selamat hingga kembali berkumpul bersama keluarga masing-masing.
Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah jemaah haji asal Kabupaten Mamuju tahun ini mencapai 526 orang yang terbagi dalam dua kelompok terbang (kloter). Kloter 12 berjumlah 393 jemaah, sedangkan Kloter 19 sebanyak 133 jemaah.
Rombongan jemaah diberangkatkan dari Rumah Adat Mamuju menuju Asrama Haji Makassar dan mendapatkan pengawalan yang sama saat kembali ke Kabupaten Mamuju usai menunaikan ibadah haji.
Kapolresta Mamuju, Kombes Pol Ferdyan Indra Fahmi, secara terpisah menjelaskan bahwa pengawalan dilakukan sebagai bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat, khususnya dalam menjamin keamanan dan keselamatan perjalanan jemaah haji.
“Satlantas Polresta Mamuju melakukan pengawalan seluruh jemaah haji sejak berangkat hingga kembali dengan aman, lancar, sehat dan selamat seluruhnya sampai bertemu kembali dengan keluarganya masing-masing,” ujar Kapolresta. Selasa 16 Juni 2026.
Ia menjelaskan, jumlah kendaraan yang tergabung dalam konvoi cukup besar. Untuk Kloter 12, rombongan menggunakan 14 unit bus, sementara Kloter 19 menggunakan 6 unit bus. Dengan total 20 bus yang bergerak secara konvoi menuju dan dari Asrama Haji Makassar, diperlukan pengamanan dan pengawalan maksimal guna menghindari hambatan selama perjalanan.
Untuk mendukung kelancaran tersebut, Polresta Mamuju mengerahkan tiga regu mobil pengawalan dari Satlantas yang bertugas mengawal rombongan sepanjang rute perjalanan.
“Dengan jumlah konvoi bus yang cukup banyak tersebut, Polresta Mamuju mengerahkan tiga regu mobil pengawalan dari Satlantas dengan pertimbangan mengutamakan keselamatan dan keamanan rombongan jamaah haji agar tidak ada hambatan maupun kendala hingga tiba di tempat tujuan,” jelas Kombes Pol Ferdyan.
Menurutnya, keselamatan jemaah haji serta pengguna jalan lainnya menjadi perhatian utama dalam setiap pelaksanaan pengawalan. Oleh karena itu, personel yang bertugas telah diberikan arahan untuk mengedepankan pelayanan humanis, pengaturan lalu lintas yang optimal, serta respons cepat terhadap potensi gangguan di lapangan.
Pengawalan yang dilakukan Polresta Mamuju ini juga mendapat apresiasi dari masyarakat dan keluarga jemaah karena memberikan rasa aman selama proses keberangkatan maupun kepulangan. Kehadiran polisi di tengah perjalanan diharapkan dapat meminimalisir risiko kecelakaan serta memastikan seluruh rangkaian perjalanan ibadah berlangsung tertib dan lancar.



Comment