MAMUJU – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) yang jatuh pada tanggal 1 Mei 2026 menjadi momentum refleksi mendalam bagi jajaran Pemerintah Kabupaten Mamuju. Di bawah sorot matahari pagi, momentum ini dipersembahkan untuk menghormati tangan-tangan yang tak pernah lelah bekerja demi menggerakkan roda perekonomian dan pembangunan daerah.
Apresiasi tinggi mengalir bagi seluruh pekerja di berbagai sektor. Mulai dari deru mesin pabrik hingga ketukan papan ketik di ruang perkantoran, serta dari mereka yang bercucuran keringat membangun infrastruktur di bawah terik surya, hingga mereka yang merumuskan strategi di balik meja.
Bupati Mamuju, Hj. Sitti Sutinah Suhardi, S.H., M.Si., menyampaikan pesan menyentuh mengenai peran vital para pekerja. Menurutnya, buruh dan pekerja adalah penggerak utama yang berada di garda terdepan kemajuan bangsa.
“Buruh adalah detak jantung kemajuan. Setiap tetes keringat yang mengalir adalah investasi berharga bagi masa depan daerah kita. Setiap inovasi yang lahir dari tangan dan pikiran para pekerja adalah bukti nyata bahwa martabat manusia terletak pada kerja keras serta integritasnya,” ungkap Bupati Sutinah.
Lebih lanjut, Bupati perempuan pertama di Mamuju ini menekankan bahwa kontribusi yang diberikan oleh para pekerja hari ini merupakan sumbangsih jangka panjang yang melampaui zaman. Perjuangan para buruh saat ini dinilai tengah memahat fondasi yang kokoh untuk kehidupan generasi yang akan datang.
Menutup penyampaiannya, Pemerintah Kabupaten Mamuju mengucapkan Selamat Hari Buruh kepada seluruh pekerja, khususnya yang berada di Bumi Manakarra.
“Selamat Hari Buruh. Teruslah berkarya, teruslah bermimpi, dan tetaplah menjadi pilar kekuatan bagi bangsa ini. Karena tanpa kerja kerasmu, dunia tidak akan pernah bergerak,” pungkasnya. (Red)



Comment