MAMUJU – Semarak peringatan Hari Pengayoman ke-81 Tahun 2026 turut diwujudkan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat melalui pelaksanaan Bazar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kepala Kanwil Kemenkum Sulbar, Saefur Rochim, di halaman Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Rabu (12/8/2026).
Pembukaan bazar turut dihadiri Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum (P3H), John Batara Manikallo, Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Hidayat Yasin, serta sejumlah jajaran Kanwil Kemenkum Sulbar.
Menurut Saefur Rochim, pelaksanaan Bazar UMKM menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Pengayoman ke-81 sekaligus bentuk dukungan terhadap pertumbuhan pelaku usaha lokal di Sulawesi Barat, khususnya di Kabupaten Mamuju.
“Bazar ini bukan sekadar kegiatan untuk memeriahkan Hari Pengayoman, tetapi juga menjadi ruang bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan dan memasarkan produk mereka secara langsung kepada masyarakat. Kami ingin momentum ini memberikan manfaat dan membuka peluang yang lebih luas bagi pelaku usaha,” ujar Saefur Rochim.
Kakanwil menilai UMKM memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian masyarakat. Karena itu, dukungan terhadap pelaku usaha tidak cukup hanya melalui kegiatan promosi, tetapi juga perlu diikuti dengan penguatan kapasitas, akses pasar, serta pemanfaatan layanan hukum yang dapat memberikan kepastian dan perlindungan bagi usaha mereka.
Tak hanya menjadi sarana promosi produk, Saefur juga berharap kegiatan tersebut dapat mempererat interaksi antara jajaran Kemenkum Sulbar dengan masyarakat serta membangun semangat kebersamaan dalam memperingati Hari Pengayoman ke-81.
“Melalui kegiatan seperti ini, kita ingin membangun kedekatan dengan masyarakat. Di sisi lain, kami juga mendorong agar pelaku UMKM semakin sadar akan pentingnya aspek hukum dalam menjalankan usaha, termasuk perlindungan kekayaan intelektual terhadap produk yang mereka hasilkan,” lanjutnya.
Sejumlah pelaku UMKM di Kabupaten Mamuju turut ambil bagian dalam bazar tersebut dengan menghadirkan beragam produk, mulai dari makanan dan minuman olahan, produk kerajinan, hingga berbagai produk kreatif lainnya.
Antusiasme masyarakat dan jajaran Kanwil Kemenkum Sulbar turut terlihat saat mengunjungi stan-stan UMKM. Kehadiran bazar tersebut memberikan kesempatan kepada pelaku usaha untuk memperkenalkan produk sekaligus berinteraksi secara langsung dengan calon konsumen.
Salah satu pelaku UMKM yang mengikuti kegiatan tersebut mengapresiasi penyelenggaraan bazar yang dinilai memberikan ruang promosi bagi usaha lokal.
“Kami sangat terbantu dengan adanya kegiatan seperti ini. Produk kami bisa lebih dikenal, sekaligus kami mendapat kesempatan untuk bertemu langsung dengan konsumen. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan dan semakin banyak UMKM yang dilibatkan,” pungkasnya.
Pelaksanaan Bazar UMKM menjadi salah satu bentuk nyata semangat Hari Pengayoman ke-81, dengan menghadirkan ruang kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat untuk bersama-sama mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.:::



Comment