ADVETORIAL Info Sulawesi Barat
Home » Berita » Dinas Pangan Sulbar Kolaborasi UGM Gelar Gerakan Pangan Murah pada Festival Budaya Laskar Mamuju

Dinas Pangan Sulbar Kolaborasi UGM Gelar Gerakan Pangan Murah pada Festival Budaya Laskar Mamuju

Mamuju –Dinas Pangan Daerah Provinsi Sulawesi Barat berkolaborasi dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui program KKN-PPM UGM Manapak Mamuju menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah (GPM) dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu, 2 Agustus 2026, mulai pukul 14.00 WITA di Lapangan Sepak Bola Sumare, Kabupaten Mamuju, bertepatan dengan rangkaian Festival Budaya Laskar Mamuju.

Gerakan Pangan Murah merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka, dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan serta memastikan masyarakat memperoleh bahan pangan pokok dengan harga yang terjangkau. Kolaborasi dengan Universitas Gadjah Mada melalui program KKN-PPM UGM Manapak Mamuju menjadi wujud sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam mendukung upaya penguatan ketahanan pangan serta pelayanan kepada masyarakat.

Kepala Dinas Pangan Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Suyuti Marzuki, menyampaikan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan langkah konkret pemerintah dalam menjaga keterjangkauan harga pangan sekaligus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

Dalam pelaksanaannya, penyediaan komoditas pangan didukung oleh Perum BULOG Cabang Mamuju bersama distributor pangan lokal. Berbagai komoditas strategis yang dipasarkan meliputi beras SPHP, beras medium, minyak goreng Minyakita, telur ayam ras, gula konsumsi, serta berbagai kebutuhan pokok lainnya dengan harga di bawah harga pasar. Kehadiran Gerakan Pangan Murah memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memperoleh kebutuhan pangan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, sehingga dapat membantu meringankan beban pengeluaran rumah tangga sekaligus mendukung pengendalian inflasi daerah serta menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di Sulawesi Barat.

Suyuti Marzuki berharap Gerakan Pangan Murah dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, Universitas Gadjah Mada melalui KKN-PPM UGM Manapak Mamuju, Perum BULOG Cabang Mamuju, distributor pangan lokal, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di Sulawesi Barat.

Kapolresta Mamuju Pimpin Sertijab Kabag SDM, Kasat Intelkam dan Pelantikan Kasat Lantas

“Melalui Gerakan Pangan Murah ini, kami ingin memastikan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pangan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Sinergi antara pemerintah, BULOG, distributor pangan lokal, dan perguruan tinggi menjadi kunci dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di Sulawesi Barat,” ujar Suyuti.

Salah seorang warga yang mengikuti Gerakan Pangan Murah, Dewi, mengaku sangat terbantu dengan pelaksanaan GPM di wilayah pedesaan. Menurutnya, kehadiran pasar murah di daerahnya memudahkan masyarakat memperoleh kebutuhan pangan pokok tanpa harus mengeluarkan biaya dan waktu untuk bepergian ke Kota Mamuju.

“Kami sangat bersyukur dengan adanya Gerakan Pangan Murah ini. Apalagi dilaksanakan di daerah kami, sehingga masyarakat tidak perlu lagi ke Kota Mamuju untuk membeli beras, minyak goreng, telur, gula, dan kebutuhan pokok lainnya. Selain lebih dekat, harganya juga lebih murah dibandingkan di pasaran. Semoga kegiatan seperti ini terus dilaksanakan karena sangat membantu masyarakat di pedesaan,” ungkap Dewi.

Melalui Gerakan Pangan Murah, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, memperluas akses masyarakat terhadap bahan pangan pokok yang terjangkau, serta memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak. Sinergi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, Universitas Gadjah Mada, Perum BULOG, dan distributor pangan lokal diharapkan terus berlanjut dalam mendukung penguatan ketahanan pangan daerah serta mewujudkan Sulawesi Barat yang Maju dan Sejahtera.

Gubernur Sulbar Tegaskan Tidak Boleh Ada Penolakan Pasien Miskin di Fasilitas Pelayanan Kesehatan

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *