MAMUJU, SULBAR INFO – Penataan ruang dan tata kelola Kota Mamuju terus mendapat perhatian dari jajaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mamuju. Langkah pembenahan yang terus berjalan dinilai telah menunjukkan progres yang positif, meski tantangan jangka panjang tetap menanti.
Anggota DPRD Kabupaten Mamuju, Windi Putra Philips, memberikan apresiasinya terhadap wajah Ibu Kota Provinsi Sulawesi Barat saat ini. Menurutnya, arah penataan kota yang dilakukan pemerintah daerah sudah berada di jalur yang tepat.“Secara keseluruhan, penataan Kota Mamuju saat ini sudah bagus. Kita bisa melihat ada perubahan dan estetika kota yang terus membaik,” ujar Windi saat dimintai tanggapannya mengenai tata kelola wilayah Mamuju.
Meski memberikan rapor hijau bagi kondisi saat ini, legislator muda ini mengingatkan bahwa mempertahankan dan mengembangkan tata kota yang berkelanjutan tidaklah mudah. Mamuju sebagai pusat pemerintahan sekaligus pusat ekonomi daerah menuntut perencanaan yang matang agar tidak semrawut di masa depan.
Windi menegaskan, kunci utama dari keberhasilan tata kelola kota yang berkelanjutan adalah solidnya sinergi di jajaran birokrasi. Ia mendorong agar ego sektoral dikesampingkan demi pembangunan yang terintegrasi.
-
Sinergi Program: Pembangunan infrastruktur jalan, drainase, hingga ruang terbuka hijau harus sejalan.
-
Koordinasi Lintas Sektor: OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait, seperti Dinas PU, Dinas Lingkungan Hidup, dan Perhubungan, wajib duduk bersama.
-
Visi Jangka Panjang: Mengantisipasi pertumbuhan penduduk dan dampak lingkungan untuk 10 hingga 20 tahun ke depan.
“Penataan yang sudah bagus ini tidak akan bertahan lama jika kita bergerak sendiri-sendiri. Perlu ada koordinasi lintas sektor yang kuat dan solid. Apa yang kita bangun hari ini harus menjadi fondasi yang kokoh untuk jangka panjang, demi kenyamanan seluruh masyarakat Mamuju,” pungkasnya.



Comment