ADVETORIAL Info Sulawesi Barat
Home » Berita » Badan Penghubung Daerah Provinsi Sulawesi Barat Hadirkan Sanggar Pelayar Sandeq sebagai Inovasi Promosi Budaya di Jakarta

Badan Penghubung Daerah Provinsi Sulawesi Barat Hadirkan Sanggar Pelayar Sandeq sebagai Inovasi Promosi Budaya di Jakarta

Jakarta – Anjungan Sulawesi Barat di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) melalui Sanggar Pelayar Sandeq terus memperkuat perannya sebagai representasi kegiatan kebudayaan Sulawesi Barat di ibu kota. Sanggar ini merupakan inovasi yang dikembangkan oleh Badan Penghubung Daerah Provinsi Sulawesi Barat sebagai upaya mempromosikan sekaligus melestarikan kebudayaan Sulawesi Barat melalui pendidikan dan pelatihan seni budaya kepada anak-anak di wilayah Jakarta.

Program Sanggar Pelayar Sandeq menjadi wadah pembelajaran bagi anak-anak yang memiliki minat untuk mengenal dan mempelajari kebudayaan Sulawesi Barat. Melalui pelatihan yang dilaksanakan secara rutin, peserta dibimbing untuk mempelajari berbagai kesenian tradisional, seperti tari daerah, musik tradisional, serta nilai-nilai budaya yang menjadi identitas masyarakat Sulawesi Barat.

Selain menjadi ruang belajar, Sanggar Pelayar Sandeq juga berfungsi sebagai media promosi budaya yang memperkenalkan kekayaan seni dan tradisi Sulawesi Barat kepada masyarakat luas. Berbagai penampilan yang ditampilkan dalam kegiatan di Anjungan Sulawesi Barat TMII maupun pada event kebudayaan nasional menjadi sarana untuk mengenalkan keberagaman budaya Sulawesi Barat kepada pengunjung dari berbagai daerah.

Dalam keterangannya, Rabu, 29 Juli 2026, Kepala Badan Penghubung Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Gemilang Sukma, mengatakan bahwa Sanggar Pelayar Sandeq merupakan salah satu inovasi strategis Badan Penghubung Daerah dalam mendukung pelestarian budaya sekaligus memperluas promosi kebudayaan Sulawesi Barat di tingkat nasional.

“Sanggar Pelayar Sandeq merupakan wujud komitmen Badan Penghubung Daerah Provinsi Sulawesi Barat dalam menghadirkan ruang belajar budaya yang terbuka bagi masyarakat. Melalui pelatihan ini, anak-anak di Jakarta dapat mengenal, mempelajari, dan mencintai kebudayaan Sulawesi Barat. Kami berharap mereka menjadi generasi yang menghargai keberagaman budaya Indonesia sekaligus ikut memperkenalkan kekayaan budaya Sulawesi Barat kepada masyarakat yang lebih luas,” ujar Gemilang Sukma.

Diskominfo Sulbar Apresiasi Langkah SMAN 3 Majene dan SMK 2 Majene Batasi Penggunaan HP di Sekolah

Ia menambahkan, pendidikan budaya sejak usia dini menjadi langkah penting dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan, toleransi, dan kecintaan terhadap warisan budaya Nusantara. Karena itu, Badan Penghubung Daerah Provinsi Sulawesi Barat akan terus mengembangkan berbagai program kebudayaan yang mampu menjangkau lebih banyak masyarakat, khususnya generasi muda di Jakarta.

Melalui Sanggar Pelayar Sandeq, Badan Penghubung Daerah Provinsi Sulawesi Barat berharap promosi kebudayaan tidak hanya dilakukan melalui pertunjukan seni, tetapi juga melalui proses pembelajaran yang berkelanjutan. Program ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, dalam memperkuat identitas budaya daerah, melestarikan warisan budaya, serta memperkenalkan Sulawesi Barat sebagai daerah yang kaya akan nilai seni, tradisi, dan kearifan lokal kepada masyarakat Indonesia.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *