Berita Baru Info Sulawesi Barat Mamuju News
Home » Berita » Viral di Medsos Puluhan Siswa SMA Neg. 3 Kalukku Keluar Dari Sekolah

Viral di Medsos Puluhan Siswa SMA Neg. 3 Kalukku Keluar Dari Sekolah

MAMUJU,sulbar-info.com- Viral, Puluhan Siswa SMA Negeri 3 Kalukku di Media social facebook yang diposting oleh pemilik akun II Achbar faridha pada laman Info Mamuju Terkini.Senin, 23 Juli 2024.

Diinfokan bahwa Puluhan Siswa di SMA Negeri 3 kalukku tersebut Memutuskan untuk keluar dari sekolah dengan alasan malu karena tidak dinaikkan kelas kemudian di posting di media sosial pada hari senin tanggal 22 Juli 2024 kemarin.

“Iapun bersedia membuka ruang sebagai narasumber jika ada media yang membutuhkan informasi”.

Dikonfirmasi via Telefon Watshap, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Prov. Sulbar Siaifuddin menyampaikan bahwa pihaknya belum mengetahui adanya informasi tersebut dan akan mengecek kebenaran dari informasi tersebut serta akan menindaklanjuti persoalan yang tersjadi di sekolah tersbut.

Polresta Mamuju Terus Edukasi masyarakat untuk tertib Berlalu lintas dan patuh hukum

“Kami belum dapat informasi tersbut dan saya akan cek langsuk ke pihak sekolah dan pengawasnya mengenai kebenaran informasi tersebut.”. jelasnya.

Namaun setelah menghubungi pihak sekolah dan pengawas dijelaskan bahwa siswa tersebut ditunda kenaikan klasnya karena persoalan komitmen perjanjian pihak sekolah dengan orang rua siswa.

“Iyya suswanya da sekitr 14 orang yang ditunda kenaikan kelasnya karena nanti masuk sekolah kalau mau semester itu penjelasan dari pihak sekolah, namaun untuk lebih jelasnya lagi bisa dihubunginpihak sekolahnya.”tandasnya.

Ditempat yang berbeda, Kepala sekolah SMA Negeri 3 Kalukku Jon Hendra menjelaskan bahwa ada sekitar 12 siswa yang ditunda kenaikan kelasnya tersebut pada tingkatanan Kelas X ada 4 Siswa dan Kelas XI ada 8 Siswa sesuai dengan hasil kesepakatan rapat bersama dewan guru dan Komite Sekolah bawa siswa tersebut ditunda kenaikan kelasnya sampai pihak orang tua siswa tersebut datang kesekolah dan bersedia ikut secara bersama-sama memastikan anaknya untuk masuk sekolah.

“Siswa tersebut untuk sementara kita tunda kenaikan kelasnya, nanti setelah datang orangtuanya kesekolah baru kita naikkan karna kita harapkan pihak orang tua juga ikut mengontrol anaknya masuk sekolah atau tidak.”. Jelasnya saat dikonfirmasi Via telefon watshap.

Kapolsek Tommo Sigap Datangi TKP Penemuan Mayat Gantung Diri

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *