JAKARTA, 3 Maret 2026 – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat (Kemenkum Sulbar), Saefur Rochim, menyampaikan bahwa jajarannya berkomitmen mendukung transformasi digital layanan administrasi hukum umum serta optimalisasi pendaftaran Perseroan Perorangan di Sulawesi Barat.
Menurutnya, transformasi layanan berbasis digital merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel, khususnya bagi pelaku usaha mikro dan kecil di daerah.
“Hal ini merupakan bagian dari upaya kami untuk memperluas akses legalitas usaha bagi masyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui kemudahan pendirian Perseroan Perorangan,” ujarnya di sela-sela kunjungannya memantau Posbankum di Mamasa.
Terkait komitmen tersebut, Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat (Kanwil Kemenkum Sulbar) mengikuti Diskusi Interaktif Ekosistem Usaha dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Layanan Perseroan Perorangan pada Aplikasi AHU Link yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum sebagai bagian dari penguatan layanan badan usaha berbasis digital.
Kegiatan yang berlangsung pada 3–5 Maret 2026 tersebut dilaksanakan di Hotel Gran Melia Jakarta dan diikuti oleh Kepala Bidang Pelayanan AHU dari seluruh Kantor Wilayah se-Indonesia beserta satu pelaksana teknis layanan.
Dari Kanwil Kementerian Hukum Sulawesi Barat, kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Bidang Pelayanan Hukum, Wardi, bersama Helpdesk Layanan AHU, Mukarramah.
Pada hari pertama, peserta menerima pengarahan dari Direktur Badan Usaha, Andi Taletting Langi, yang menegaskan bahwa ke depan seluruh layanan administrasi badan usaha akan berbasis sistem (fully digital) guna mempermudah masyarakat serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pelayanan.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari strategi pencapaian target nasional pendaftaran 80.000 Perseroan Perorangan (PP) pada tahun 2026. Dalam forum tersebut, diperkenalkan aplikasi AHU Link sebagai sistem layanan terbaru untuk mendukung efektivitas, percepatan, dan kemudahan pelayanan di daerah.
Selain diskusi interaktif dan penyelarasan kebijakan, peserta juga mendapatkan bimbingan teknis penggunaan aplikasi AHU Link guna memastikan implementasi layanan berjalan optimal di seluruh wilayah.
Dalam arahannya, Direktur Badan Usaha menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2026 akan dilakukan penilaian capaian target jangka pendek dan jangka panjang. Kantor Wilayah yang mampu memenuhi target sesuai klaster akan memperoleh reward sebagai bentuk apresiasi atas kinerja yang dicapai.



Comment