Info Sulawesi Barat
Home » Berita » Manajemen dan Kepemimpinan Strategis Menghadapi Stigma TBC Melalui Inovasi Ketuk Doors di Sulawesi Barat

Manajemen dan Kepemimpinan Strategis Menghadapi Stigma TBC Melalui Inovasi Ketuk Doors di Sulawesi Barat

MAMUJU, SULBAR INFO- Stigma negatif terhadap Tuberkulosis (TBC) masih menjadi penghambat utama dalam upaya penemuan kasus di Provinsi Sulawesi Barat. Data SITB Kemenkes RI per Agustus 2026 menggambarkan bahwa masih banyak warga enggan memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan karena takut didiagnosis TBC.

Menjawab tantangan tersebut, Polda Sulawesi Barat melalui 480 personel Bhabinkamtibmas Peduli TBC menghadirkan inovasi strategis “Ketuk Doors”. Program ini mengedepankan manajemen dan kepemimpinan strategis secara adaptif untuk mengoptimalkan transformasi digital dan ekosistem data kesehatan di 650 desa.

Inovasi “Ketuk Doors” adalah akronim Deteksi – Observasi – Obati – Rawat – Sembuhkan. Program ini digagas oleh AKBP Dr. dr. Mauluddin.M, M.Biomed, Sp.F., Peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XV Tahun 2026 Berdaya Saing Global di Balai Besar Pelatihan Kesehatan Jakarta, Corporate University Kemenkes RI.

Dirbinmas Polda Sulbar Dukung Penuh Peran Bhabinkamtibmas

Kombes Pol. Prasetya Sejati, S.I.K., Direktur Pembinaan Masyarakat Polda Sulawesi Barat menyatakan dukungan penuh terhadap program ini.

Semarak HUT RI ke-81, Polresta Mamuju Teguhkan Semangat Pengabdian untuk Negeri

“Secara adaptif kami mengimplementasikan manajemen dan kepemimpinan strategis berbasis data SITB Kemenkes RI. Bhabinkamtibmas hadir langsung ke masyarakat untuk memutus rantai penularan TBC,” ujar Kombes Pol. Prasetya Sejati.

Lebih lanjut beliau menegaskan bahwa peran Bhabinkamtibmas sangat strategis dalam mengubah stigma masyarakat.

“Bhabinkamtibmas adalah ujung tombak Polri di desa. Dengan 480 personel kita yang turun langsung, kita tidak hanya mengawal kamtibmas, tapi juga menjadi agen perubahan kesehatan. Ini wujud nyata sinergitas Polri dengan masyarakat untuk mempercepat eliminasi TBC di Sulawesi Barat,” tegas Dirbinmas Polda Sulbar.

Peran Bhabinkamtibmas dalam “Ketuk Doors”:
D – Deteksi: Temukan sedini mungkin untuk cegah penularan
O – Observasi: Pantau dengan teliti dan identifikasi faktor risiko
O – Obati: Berikan terapi tepat dan tuntas
R – Rawat: Jaga kepatuhan dan pendampingan berkelanjutan
S – Sembuhkan: Pulihkan dan lindungi hingga sembuh

Langkah ini penting karena stigma TBC masih dianggap penyakit memalukan bahkan berkaitan hal mistis. Hal ini menghambat deteksi dini dan penanganan.

Wujudkan Semangat Kemerdekaan RI ke-81, Polresta Mamuju Bagikan 450 Bendera Merah Putih kepada Masyarakat

“Kami percaya gerakan ini adalah wujud nyata kolaborasi dan sinergitas terpadu seluruh stakeholder dan elemen masyarakat untuk mempercepat eliminasi TBC di Indonesia,” lanjut Kombes Pol. Prasetya Sejati.
Program ini juga mendukung Misi Asta Cita ke-4 dan Quick Win Pemerintahan Presiden – Wakil Presiden bidang kesehatan.

Dengan tagline “Satu Ketukan, Sejuta Harapan”, Polda Sulbar menargetkan Provinsi Sulawesi Barat bebas dari penyakit TBC pada tahun 2030.

“Bersama Bhabinkamtibmas Peduli TBC, Wujudkan Sulbar Sehat, Indonesia Kuat”

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *