Berita Baru Info Sulawesi Barat
Home » Berita » Ketua NGO Merdeka Manakarra :Pemerintah Jangan Hanya Sibuk Bersih-Bersih Toilet Tapi Fokus Urus Petani Sulbar

Ketua NGO Merdeka Manakarra :Pemerintah Jangan Hanya Sibuk Bersih-Bersih Toilet Tapi Fokus Urus Petani Sulbar

MAMUJU,-Masyarakat Sulawesi barat tercekik dengan harga bersa yang dianggap keterlaluan sangat menjulang tinggi yang awalnya hanya sembilan ribu rupiah per kilo gram menjadi ena belas ribu rupiah perkilo di pasar.

Ketua NGO Merdeka Manakarra Andika Putra menilai bahwa harga pangan hari ini sangat di luar nalar terutama Beras yang menjadi bahan Pokok masyarakat sebagai penunjang makanan setiap hari

Bagai mana tidak, Harha beras yang awalnya hanya Rp.9000/Kg menjadi Rp.16.000/Kg sangat tidak masuk akal sedangkan kalau dipikir bahwa inikan mendekat puasa janagn sampai ada oknum yang bermain atau ada mafia pangan di sulbar, parahnya lagi harga bahan pokok lain pun ikut naik. seperti Telur, cabai, tomat, bawang dan lain sebagainya juga ikut naiak.

“ini yang harus menjadi fokus utama pemerintah Perovinsi Sulawesi Barat dengan membangun komunikasi dan koordinas kesemua Stake Holder sehingga bisa mencari jalan keluar dan memberikan solusi kepada masyarakat dengan tidak mengandalkan pasar murah saja, jangan sampai kenaikan harga pangan di Pasar itu dipicu oleh adanya oknum mafia pangan yang tidak bertanggung jawab”.tegas Andika.

Sementara itu Andika juga mempertanyakan harga jagung yang kini kian merosot bahkan petani sampai tidak mau lagi bercocok tanam akibat penurunan harga jagung yang diketahui sebelumnya harga jangung Rp. 9000/Kg turun mendai Rp. 4500/Kg ini sangat memprihatinkan karena disaat harga pangan lain naik, harga jangung malah turun sehingga petani merasa terjadi diskriminasi.

Petugas PosPam Ops Ketupat Amankan 3 Pria Terlibat Perkelahian di Anjungan Pantai Manakarra

“Kalau kita bandingkan Harga, ada diskriminasi terhadap petani kita di Sulbar dan saya tegaskan kepada pemerintah untuk serius menangani hal tersebut jangan hanya duduk diam bahkan tidur saja kerjanya bahkan hanya bisa program bersih toilet saja.mestinya pemerintah juga harus membersihkan para mafia pangan karna kami menduga bahwa ada mafia pangan yang sengaja mempermainkan harga.”Imbuhnya.

sudah ada dua pekan harga pangan tidak stabil sehingga diharapkan pemerintah untuk lebih serius menangani hal tersbut jangan hanya pasar murah dalam kota saja dan itu justru menguntungkan para pedagang.

“kalau mau lakukan pasar murah jangan cuman di kota saja sesekali kedesa-desa lakukan pasar murah.”tandas Andika

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *