MAMUJU – Komitmen mendukung program ketahanan pangan terus ditunjukkan jajaran Polsek Sampaga Polresta Mamuju. Melalui desa binaan di Dusun Losso 2, Desa Losso, Kecamatan Sampaga, Kabupaten Mamuju, aparat kepolisian sukses melaksanakan panen jagung dengan hasil yang cukup menggembirakan.
Panen yang berlangsung pada Sabtu, 18 Februari 2026 itu dilakukan di atas lahan seluas 1 hektare dengan perkiraan hasil mencapai 3 ton jagung. Lahan tersebut merupakan milik warga dan dikelola bersama sebagai bagian dari pembinaan serta pemberdayaan masyarakat oleh Bhabinkamtibmas setempat.
Program ini berada di bawah pendampingan langsung Bhabinkamtibmas Desa Losso, BRIPKA Darmawan. Sejak awal masa tanam sekitar awal Agustus 2025, pihak kepolisian aktif melakukan monitoring, pendampingan, serta memberikan motivasi kepada warga agar lahan produktif dapat dimanfaatkan secara maksimal.
Pekerjaan di lapangan dipercayakan kepada Supriadi selaku pengelola lahan. Dengan perawatan intensif dan pengawasan rutin, tanaman jagung tumbuh optimal hingga akhirnya siap dipanen dalam kurun waktu sekitar enam bulan.
Keberhasilan panen ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara kepolisian dan masyarakat mampu mendorong peningkatan produktivitas pertanian di wilayah pedesaan. Tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, Polsek Sampaga juga hadir sebagai motor penggerak kesejahteraan warga melalui program konkret yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Panen jagung di Desa Losso ini sekaligus mempertegas peran Polri sebagai mitra strategis masyarakat dalam mendukung program pemerintah, khususnya di sektor pertanian dan ketahanan pangan daerah. Dengan luas lahan 1 hektare dan estimasi hasil 3 ton, capaian tersebut dinilai cukup signifikan untuk skala desa binaan.
Masyarakat setempat menyambut positif keterlibatan aparat kepolisian dalam sektor pertanian. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah warga bukan hanya memberikan rasa aman, tetapi juga menghadirkan solusi nyata dalam meningkatkan ekonomi keluarga.
Ke depan, Polsek Sampaga Polresta Mamuju berkomitmen untuk terus mengembangkan program serupa di desa binaan lainnya. Harapannya, langkah ini mampu memperkuat ketahanan pangan lokal sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat di wilayah Kecamatan Sampaga dan sekitarnya.
Panen jagung ini menjadi simbol bahwa kolaborasi, kepedulian, dan kerja nyata adalah kunci membangun desa yang tangguh dan sejahtera.



Comment