Berita Baru Info Sulawesi Barat
Home » Berita » Biddokkes Polda Sulbar Hadir di Tengah Korban Kebakaran Galung Tulu: Berikan Layanan Medis, Susu Anak, dan Takjil Gratis

Biddokkes Polda Sulbar Hadir di Tengah Korban Kebakaran Galung Tulu: Berikan Layanan Medis, Susu Anak, dan Takjil Gratis

POLMAN– Kepedulian terhadap sesama ditunjukkan oleh jajaran Biddokkes Polda Sulawesi Barat (Sulbar) di tengah suasana duka pascabencana kebakaran yang melanda Desa Galung Tulu. Pada Senin (2/3) petang, tim medis Polri terjun langsung memberikan pelayanan kesehatan dan bantuan nutrisi bagi warga terdampak.

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kabid Dokkes Polda Sulbar, Kombes Pol dr. Effri Susanto, ini dimulai pukul 18.00 WITA. Fokus utama aksi kemanusiaan ini adalah memastikan kondisi kesehatan para pengungsi, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, tetap terjaga di tengah situasi darurat.

Tim dokter dari Biddokkes Polda Sulbar melakukan pemeriksaan fisik secara berkeliling (door-to-door) ke tenda pengungsian. Selain pengobatan umum, perhatian khusus diberikan kepada anak-anak yang terpapar asap sisa kebakaran guna mencegah infeksi saluran pernapasan (ISPA).

Dalam giat tersebut, Biddokkes juga membagikan susu kepada anak-anak untuk menjaga asupan gizi mereka selama di pengungsian.

Melalui Call Center 110, Pamapta Polresta Mamuju Responsif Datangi TKP Penganiayaan di Simbuang

“Kehadiran kami di sini adalah bentuk nyata Polri hadir di tengah masyarakat yang sedang tertimpa musibah. Selain pengobatan, pemberian susu ini penting agar anak-anak kita tetap sehat dan mendapatkan nutrisi yang cukup di masa pemulihan ini,” ujar Kombes Pol dr. Effri Susanto.

Selain Itu, Mengingat kegiatan berlangsung menjelang waktu berbuka puasa, Biddokkes Polda Sulbar juga membagikan paket takjil secara gratis kepada para korban kebakaran dan relawan di lokasi. Pembagian takjil ini disambut hangat oleh warga yang masih berupaya membenahi sisa-sisa tempat tinggal mereka.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *